Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 06 Juni 2013

cara membuat jaringan LAN dengan 2 komputer Windows XP

Bagi seorang gamers khusunya yang suka online atau mungkin bermain game di jaringan, salah satu peralatan yang wajib ada untuk menghubungkan satu computer dengan computer lainnya adalah kabel Lan crossover. Di sesi ini kita akan membuat sebuah jaringan kecil dengan menghubungkan 2 buah computer dan cara konfigurasi IP nya. Langkah pertama sebelum membuat jaringan Lan adalah menyiapkan peralatan yang akan kita gunakan antara lain:



  • 2 buah computer (bisa PC ,Laptop atau Nettop yang penting ada LAN Card nya)
  • 1 kabel Lan crossover
  • Sistem Operasi Windows XP

Kemudian langkah selanjutnya adalah merencanakan IP Address yang akan kita gunakan. Uuntuk menuliskan sebuah IP di computer kita tentu saja ada aturannya. Konfigurasi IP yang akan kita gunakan dalam tutorial ini adalah sebagai berikut :

IP Address Pada Komputer Pertama adalah 192.168.100.2 dengan SubnetMask 255.255.255.0
IP Address pada Komputer Kedua adalah 192.168.100.3 dengan SubnetMask 255.255.255.0

Sedikit penjelasan untuk penulisan IP Address. IP Address sendiri terdiri dari NetID dan HostID. NetID menjelaskan tentang Network ID dari sebuah jaringan. Salah satu syarat agar computer bisa terhubung secara baik, NetID antara computer yang saling berhubungan harus sama. HostID menjelaskan tentang Host ID atau nomor alamat dari sebuah computer pada suatu jaringan. Kemudian panjang dari NetID tergantung dengan Subnet Mask yang digunakan seperti pada konfigurasi yang akan kita gunakan 255.255.255.0 adalah panjang dari NetID = 24 bit kemudian sisanya 8 bit adalah host ID. Maka struktur NetID dan Host ID yang kita gunakan adalah sebagai berikut

192.168.100.2
192.168.100.3

Keterangan :     NetID : harus sama di satu jaringan
HostID: Harus berbeda di satu jaringan

Untuk mempelajari IP Address bisa teman-teman pelajari di elearning.amikom.ac.id. Nah setelah peralatan sudah disiapkan dan konfigurasi IP Address sudah dilakukan maka kedua computer sudah siap di hubungkan.

Konfigurasi IP Address pada Komputer Pertama
Pada computer pertama saya akan menggunakan IP Addres 192.168.100.2

  • Setelah masuk Sistem Operasi Windows XP, silahkan buka Control Panel - Network and Internet Connections - Network Connection

  • Klik kanan pada Lan card anda Properties 

  • Di tab General di kolom penggunaan koneksi pilih Internet Protocol (TCP/IP) dan Klik opsi properties maka muncul sebuah jendela baru


  • Check list “Use the following IP Address”. Masukkan IP addres sesuai dengan aturan di teori tadi. Disini saya menggunakan IP Address 192.168.100.2 dan masukkan Subnet mask 255.255.255.0. Klik Ok



  • Centang show icon in notification area when connected

  • klik close

Konfigurasi IP Address pada Komputer Kedua
Hampir sama seperti computer kedua hanya saja teman teman ganti IP Addres nya. Pada computer kedua saya menggunakan IP Address 192.168.100.3. Untuk jelas nya seperti ini.

  • Setelah masuk Sistem Operasi Windows XP, silahkan buka Control Panel - Network and Internet Connections - Network Connection

  • Klik kanan pada Lan card anda Properties
  • Di tab General di kolom penggunaan koneksi pilih Internet Protocol (TCP/IP) dan Klik opsi properties maka akan muncul sebuah jendela baru

  • Check list “Use the following IP Address”. Masukkan IP addres sesuai dengan aturan di teori tadi. Disini saya menggunakan IP Address 192.168.100.3 dan masukkan Subnet mask 255.255.255.0. Klik Ok

  • Centang show icon in notification area when connected

  • Klik close

Menguji koneksi antar computer 1 dan 2

Pada Komputer 1
Masuk di Start - All Programs - Accessories - Command Prompt
ketikkan “Ping_IP Addres Tujuan”. Ping 192.168.100.3

Pada Komputer 2
Sama seperti di computer 1 hanya saja IP Addres tujuan diganti dengan IP Address computer 1


Ada 3 kemungkinan hasil dari pengujian dengan perintah ping yaitu:

DHU (Destination Host Unreachable)
hasil menunjukkan bahwa kesalahan kemungkinan pada computer user bukan computer tujuan.
Solusi nya :
  • silahkan anda check apakah Lan card di computer anda sudah terpasang dengan benar
  • Check kembali penulisan IP Address pada computer anda
  • Check kembali apakah kabel lan anda sudah terpasang dengan benar

RTO (Request Time Out)
Hasil menunjukkan bahwa kesalahan kemungkinan pada computer tujuan.
Solusi nya :
  • Check kembali penulisan IP Tujuan pada sintaks ping
  • Check kembali apakah pemasangan kabel sudah tepat di Komputer tujuan
  • Check kembali NetID pada computer tujuan
  • Matikan Firewall di kedua computer (Cara Matikan Firewall)

Replay from
Hasil menunjukkan bahwa anda sudah dapat mengirimkan paket data dari computer anda ke computer tujuan dan computer tujuan membalas kiriman paket data yang sudah anda kirimkan tadi. Kesimpulan nya sudah pasti Congratulation you pass the exam!!! Alias sukses.

alat yang dibutuhkan dalam membuat jaringan LAN

Alat yang dibutuhkan untuk membuat jaringan adalah sebagai berikut :
  1. Tang Crimping
  2. Connector RJ-45
  3. Kabel UTP
  4. Lan Card / Modem
  5. Tester
  6. Switch/Hub
  7. Sambungan ke Internet






1. Tang Crimping


Fungsi Crimping tools :
- memotong kabel
- melepas pembungkus kabel
- memasang konektor

2. Connector RJ - 45



RJ merupakan singkatan dari (Registered Jack). Merupakan konektor yang akan dipasangkan pada unjung kabel. Untuk kabel jaringan menggunakan tipe RJ45.

3. Kabel UTP



Kabel yang akan kita gunakan untuk membuat kabel jaringan dengan jenis UTP (Unshielded Twistet Pair). Biasanya saya menggunakan Merk Belden made in USA ataupun Belkin

4. LAN Card / Modem



Lan card adalah adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Modem adalah singkatan dari modulator-demodulator yaitu alat yang digunakan untuk menghantar dan menerima data dari sebuah PC ke PC lainnya melalui kabel telephone.

5. Tester


Digunakan untuk menguji hasil pemasangan kabel sudah benar atau belum.

6. Switch / Hub



Switch adalah perangkat jaringan yang bekerja di lapisan Data-link, mirip dengan bridge, berfungsi menghubungkan banyak segmen LAN ke dalam satu jaringan yang lebih besar. Hub perangkat penghubung Hub memiliki 4 - 24 port plus 1 port untuk ke server atau hub lain.

7. Sambungan ke Internet



Ini yang paling penting, jika tidak sambungan ke internet maka jaringan kitapun tidak bisa berinternet

Pengertian NIC, Repeater, HUB, Switch, Router, Bridge

Pengertian NIC
NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.
Fungsi NIC
  • Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan
  • Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel
  • Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer

Pengertian Repeater
Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus 2 alat, yakni untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) dan untuk menyebarkan lagi sinyal Wifi (accespoint)
Fungsi Repeater
  • Untuk mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari Server (pemancar)
  • Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar)
  • Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server

Pengertian HUB
Hub merupakan perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga dia hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung atau concentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP. HUB tdk Mengenal MAC Addressing / Physical Addressing shingga tdk bisa memilah data yg harus ditransmisikan shingga collision tdk bisa dihindari dari penggunaan HUB ini
Fungsi HUB
  • Memfasilitasikan penambahan penghilangan atau penambahan workstation
  • Menambah jarak network ( fungsi sebagai repeater )
  • Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda ( Ethernet, Toket ring, FDDI )
  • Menawarkan featur yang fault tolerance ( Isolasi Kerusakan )
  • Memberikan menegement yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic)

Pengertian Switch
Switch merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 2, Data Link Layer. dia bekerja sebagai penyambung / concentrator dalam Jaringan. Switch mengenal MAC Adressing shingga bisa memilah paket data mana yang akan di teruskan ke mana.
Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.

Pengertian Router
Router merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 3, Network Layer. Pada layer ini sudah dikenal pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, dan router ini berperan penting sebagai penghubung/penerus paket data antara dua segmen jaringan atau lebih.
Router berfungsi utama sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Perbedaannya dengan Switch adalah kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Pengertian Bridge jaringan
Bridge jaringan adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda.
BRIDGE berfungsi untuk membagi sebuah jaringan hingga menjadi dua buah jaringan . BRIDGE mengatur informasi diantara kedua sisi network agar dapat berjalan dengan teratur .

Pembuatan Sisfo dengan PHP & MYSOL


PANDUAN PEMBUATAN SISFO SEDERHANA DENGAN
MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL

Di sini kita  akan coba  buat  satu buah  form  yang  benar-benar  sangat  lengkap. Namun  sebelumnya kita  akan  buat  database dan tablenya  terlebih  dahulu. Kita  bisa memanfaakan  phpmyadmin untuk lebih mudah dalam pembuatan table, tapi bagi anda yang ingin menguasai query sql, saya akan coba jelaskan juga pembuatan tablenya dalam bentuk query sql.
Field yang kita butuhkan adalah sebagai berikut :

Field
Type
Size
Attribut
id_daftar
int
10
auto_increment primary key
tanggal_daftar
date


nama_pendaftar
varchar
75

jns_kelamin
varchar
15

lulusan_sekolah
int
5

tgl_lahir
date


Status
varchar
20

Pekerjaan
varchar
125

Alamat
varchar
150

Kelurahan
varchar
75

Kecamatan
varchar
75

Kota
varchar
75

Provinsi
varchar
75

Telp
varchar
20



Untuk masuk ke mysql langkah-langkahnya sebagai berikut :
1.      Ketik cmd pada menu run
2.      Setelah masuk dos ketik cd\ sehingga muncul c:\>
3.      Selanjutnya pada drive c ketik c:\>cd xampp\mysql\bin
4.      Pada c:\>cd xampp\mysql\bin>mysql –u root
5.      Sehingga muncul mysql>

Sehingga apabila kita buat ke dalam bentuk querynya adalah seperti ini, apabila anda ingin menggunakan command line (DOS) anda bisa menggunakan query (perintah mysql) ini :
create database mahasiswa_db;
use mahasiswa_db;
create table tbl_daftar_mahasiswa(id_daftar int(10)auto_increment primary key, tanggal_daftar date, nama_pendaftar  varchar(75), jns_kelamin varchar(15), status varchar(20), lulusan_sekolah  varchar(20), tahun_ajaran int(6), pekerjaan  varchar(125), alamat  varchar(150), kelurahan  varchar(75), kecamatan varchar(75), kota  varchar(75), provinsi  varchar(75), telp varchar(20));


Selanjutnya kita akan buat satu buah form yang dapat menginputkan data kemudian di insertkan kedalam database. Terlebih dahulu kita siapkan filenya dengan nama form.insert.html

Listing Programnya (form.insert.html) sebagai berikut :

<html>
<head><title>Form Insert</title></head>
<body>

<form action="insert.php" method="POST">

<table border='0' width='35%' cellpadding='2'  cellspacing='2' align='center'>
<caption><h2>Formulir Pendaftaran Mahasiswa Baru</h2></caption>

<tr><td>Nama</td><td><input type="text" name="nama" size="30" maxlength = "50" /> </td></tr>

<tr><td>Jenis Kelamin</td><td><input type="radio" name="jenis_kelamin" value="pria"/> <label for="jenis_kelamin">Pria</label><input type="radio" name="jenis_kelamin" value="wanita"/><label for="jenis_kelamin">Wanita</label></td></tr>

<tr><td>Status</td><td>
<select name="status">
<option value="Pilih Status Anda">Pilih Status Anda</option>
<option value="menikah">Menikah</option>
<option value="single">Single</option>
</select>
</td></tr>

<tr><td>Lulusan Sekolah</td><td><input type="text" name="sekolah" size="30" maxlength="50"/></td></tr>

<tr><td>Tahun Ajaran</td><td><select name="tahun_ajaran">
<option>Pilih Tahun Ajaran</option>
<option value="2006">2006</option>
<option value="2007">2007</option>
<option value="2008">2008</option>
<option value="2009">2009</option>
<option value="2010">2010</option>
</select></td></tr>

<tr><td>Pekerjaan</td><td><input type="text" name="pekerjaan" size="30" maxlength="50"/></td></tr>
<tr><td>Alamat</td><td><textarea name="alamat" cols="30" rows="4"></textarea></td></tr>
<tr><td>Kelurahan</td><td><input type="text" name="kelurahan" size="30" maxlength="50"/></td></tr>
<tr><td>Kecamatan</td><td><input type="text" name="kecamatan" size="30" maxlength="50"/></td></tr>
<tr><td>Kota</td><td><input type="text" name="kota" size="30" maxlength="50"/></td></tr>

<tr><td>Provinsi</td><td>
<select name="provinsi">
<option value="Pilih Provinsi Anda">Pilih Provinsi Anda</option>
<option value="Sulawesi Selatan">Sulawesi Selatan</option>
<option value="Sulawesi Tengah">Sulawesi Tengah</option>
<option value="Sulawesi Tenggara">Sulawesi Tenggara</option>
<option value="Sulawesi Utara">Sulawesi Utara</option>
</select></td></tr>

<tr><td>No Telepon</td><td><input type="text" name="telepon" size="30" maxlength="50"/></td></tr>

<tr><td></td><td><input type="submit" name="kirim" value="Daftar!"/></td></tr>

</table>
</form>
</body>
</html>

Kemudian membuat File Koneksi.php untuk menghubungkan Form Insert Mahasiswa,  Database mahasiswa_db, insert.php, file Select.php, action.php, dan update.php

Listing file koneksi.php sebagai berikut :

<?php

$host = "localhost";
$username = "root";
$password = "";
$database = "mahasiswa_db";

$koneksi = mysql_connect($host, $username, $password);
$pilihdatabase = mysql_select_db($database, $koneksi);

if ($pilihdatabase) echo"Berhasil";
    else echo "Gagal Koneksi";
?>
Listing file insert.php sebagi berikut :

<?php
include "koneksi.php";

$tanggal_daftar = date("Y-n-d");
$nama =  $_POST['nama'];
$jenis_kelamin = $_POST['jenis_kelamin'];
$status =  $_POST['status'];
$sekolah =  $_POST['sekolah'];
$tahun_ajaran = $_POST['tahun_ajaran'];
$pekerjaan = $_POST['pekerjaan'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$kelurahan = $_POST['kelurahan'];
$kecamatan = $_POST['kecamatan'];
$kota = $_POST['kota'];
$provinsi = $_POST['provinsi'];
$telepon = $_POST['telepon'];

$query_insert = "insert into tbl_daftar_mahasiswa(tanggal_daftar, nama_pendaftar, jns_kelamin, status, lulusan_sekolah, tahun_ajaran, pekerjaan, alamat, kelurahan, kecamatan, kota, provinsi, telp) values('$tanggal_daftar', '$nama', '$jenis_kelamin', '$status', '$sekolah', '$tahun_ajaran', '$pekerjaan', '$alamat', '$kelurahan','$kecamatan', '$kota', '$provinsi','$telepon');";

$insert = mysql_query($query_insert);


if($insert)
            {
            echo "Data anda telah berhasil di input ke dalam database ...";
            }
else
            {
            echo "Gagal insert database ... ";
            }

?>

Selanjutnya membuat file select.php

Listingnya (select.php) sebagai berikut :

<?php

include "koneksi.php";
$select = "select * from tbl_daftar_mahasiswa order by id_daftar desc";
$select_query = mysql_query($select);

?>

<html>
<head>
<title>Select Record</title>
</head>
<body>

<table style="font-size:11px;font-family:'arial';text-align:center;" border='1' width="80%" align='center' >

<caption><h1>Daftar Calon Mahasiswa Baru</h1></caption>

<tr><th>No</th><th>Tanggal</th><th>Nama</th><th>Jenis Kelamin </th> <th>Status</th> <th>Lulusan</th><th>Tahun</th><th>Pekerjaan</th><th>Alamat</th><th>Kelurahan</th><th>Kecamatan</th><th>Kota</th><th>Provinsi</th><th>Telepon</th>
<th>Action</th></tr>
<?php
while($select_result = mysql_fetch_array($select_query))
{
$id = $select_result['id_daftar'] ;
$tanggaldaftar = $select_result['tanggal_daftar'] ;
$nama = $select_result['nama_pendaftar'] ;
$jeniskelamin = $select_result['jns_kelamin'] ;
$status = $select_result['status'] ;
$lulusan = $select_result['lulusan_sekolah'] ;
$tahunajaran = $select_result['tahun_ajaran'] ;
$pekerjaan = $select_result['pekerjaan'] ;
$alamat = $select_result['alamat'] ;
$kelurahan = $select_result['kelurahan'] ;
$kecamatan = $select_result['kecamatan'] ;
$kota = $select_result['kota'] ;
$provinsi = $select_result['provinsi'] ;
$telepon = $select_result['telp'] ;

echo "<tr><td>$id</td><td>$tanggaldaftar</td><td>$nama</td><td>$jeniskelamin</td><td>$status</td><td>$lulusan</td><td>$tahunajaran</td><td>$pekerjaan</td><td>$alamat</td><td>$kelurahan</td><td>$kecamatan</td><td>$kota</td><td>$provinsi</td><td>$telepon</td><td><form method=\"POST\" action=\"action.php?id=$id\"><input type=\"hidden\" value=\"$id\" name=\"id\"><input type=\"submit\" name=\"action\" value=\"Update\"><br /><input type=\"submit\" name=\"action\" value=\"Delete\">

</form>
</td>
</tr>";
}
?>

</table>
</body>
</html>
Selanjutnya untuk mengaktifkan perintah UPDATE dan DELETE maka dibuat file action.php dan update.php dengan listing sebagi berikut :

Listing action.php sebagai berikut :

<?php
include "koneksi.php";
$action = strtolower($_POST['action']);
$id = $_REQUEST['id'];

if ($action == "delete")
{
echo "Anda memilih aksi delete pada record $id... <br/>";
$delete = "delete from tbl_daftar_mahasiswa where id_daftar = '$id'";
$delete_query = mysql_query($delete);
if ($delete_query) echo "Record $id berhasil dihapus ...";
else echo "Gagal menghapus record";
}

else
{
$select = "select * from tbl_daftar_mahasiswa where id_daftar = '$id'";
$select_query = mysql_query($select);

while($select_result = mysql_fetch_array($select_query))
            {
                        $id = $select_result['id_daftar'] ;
                        $nama = $select_result['nama_pendaftar'] ;
                        $jeniskelamin = $select_result['jns_kelamin'] ;
                        $status = $select_result['status'] ;
                        $lulusan = $select_result['lulusan_sekolah'] ;
                        $tahunajaran = $select_result['tahun_ajaran'] ;
                        $pekerjaan = $select_result['pekerjaan'] ;
                        $alamat = $select_result['alamat'] ;
                        $kelurahan = $select_result['kelurahan'] ;
                        $kecamatan = $select_result['kecamatan'] ;
                        $kota = $select_result['kota'] ;
                        $provinsi = $select_result['provinsi'] ;
                        $telepon = $select_result['telp'] ;
?>

<form action="update.php" method="POST">
<table border='0' width='35%' cellpadding='2'  cellspacing='2' align='center'>

<caption><h2>Formulir Pendaftaran Mahasiswa Baru</h2></caption>

<input type="hidden" name="id" size="30" value="<?php echo $id ; ?>" maxlength="50"/>
<tr><td>Nama</td><td><input type="text" name="nama" value="<?php echo $nama ; ?>" size="30" maxlength="50"/></td></tr>

<tr><td>Jenis Kelamin</td><td><input type="radio" name="jenis_kelamin" value="pria"/><label for="jenis_kelamin">Pria</label><input type="radio" name="jenis_kelamin" value="wanita"/><label for="jenis_kelamin">Wanita</label> </td></tr>

<tr><td>Status</td><td><select name="status">
<option value="Pilih Status Anda">Pilih Status Anda</option>
<option value="menikah">Menikah</option>
<option value="single">Single</option>
</select></td></tr>

<tr><td>Lulusan Sekolah</td><td><input type="text" name="sekolah" value="<?php echo $lulusan ; ?>" size="30" maxlength="50"/></td></tr>

<tr><td>Tahun Ajaran</td><td><select name="tahun_ajaran">
<option>Pilih Tahun Ajaran</option>
<option value="2005">2005</option>
<option value="2006">2006</option>
<option value="2007">2007</option>
<option value="2008">2008</option>
<option value="2009">2009</option>
<option value="2010">2010</option>
</select></td></tr>

<tr><td>Pekerjaan</td><td><input type="text" name="pekerjaan" value="<?php echo $pekerjaan ; ?>" size="30" maxlength="50"/></td></tr>

<tr><td>Alamat</td><td><textarea name="alamat"  cols="30" rows="4"><?php echo $alamat ; ?></textarea></td></tr>

<tr><td>Kelurahan</td><td><input type="text" name="kelurahan" value="<?php echo $kelurahan ; ?>" size="30" maxlength="50"/></td></tr>

<tr><td>Kecamatan</td><td><input type="text" name="kecamatan" value="<?php echo $kecamatan; ?>" size="30" maxlength="50"/></td></tr>

<tr><td>Kota</td><td><input type="text" name="kota" size="30" value="<?php echo $kota ; ?>" maxlength="50"/></td></tr>

<tr><td>Provinsi</td><td>
<select name="provinsi">
<option value="Pilih Provinsi Anda">Pilih Provinsi Anda</option>
<option value="Sulawesi Barat">Sulawesi Barat</option>
<option value="Sulawesi Selatan">Sulawesi Selatan</option>
<option value="Sulawesi Tengah">Sulawesi Tengah</option>
<option value="Sulawesi Tenggara">Sulawesi Tenggara</option>
<option value="Sulawesi Utara">Sulawesi Utara</option>
</select></td></tr>

<tr><td>No Telepon</td><td><input type="text" name="telepon" size="30" value="<?php echo $telepon ; ?>" maxlength="50"/></td></tr>

<tr><td></td><td><input type="submit" name="kirim" value="Update!"/></td></tr>
</table>
</form>
<?php
            }
}
?>

Listing update.php sebagai berikut :

<?php
include "koneksi.php";

$id = $_POST['id'];
$tanggal_daftar = date("Y-n-d");
$nama =  $_POST['nama'];
$jenis_kelamin = $_POST['jenis_kelamin'];
$status =  $_POST['status'];
$sekolah =  $_POST['sekolah'];
$tahun_ajaran = $_POST['tahun_ajaran'];
$pekerjaan = $_POST['pekerjaan'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$kelurahan = $_POST['kelurahan'];
$kecamatan = $_POST['kecamatan'];
$kota = $_POST['kota'];
$provinsi = $_POST['provinsi'];
$telepon = $_POST['telepon'];

$query_update = "update tbl_daftar_mahasiswa set nama_pendaftar = '$nama',jns_kelamin = '$jenis_kelamin', status = '$status', lulusan_sekolah = '$sekolah', tahun_ajaran = '$tahun_ajaran',  pekerjaan = '$pekerjaan', alamat = '$alamat', kelurahan = '$kelurahan', kecamatan = '$kecamatan',  kota = '$kota', provinsi = '$provinsi', telp = '$telepon' where id_daftar = '$id'";

$update = mysql_query($query_update);
if($update)
            {echo "Data anda telah berhasil di update ...";
            }
else
            {echo "Gagal update ... ";
            }
?>