Pages

Minggu, 09 Juni 2013

Pengertian VGA Card

Pengertian VGA

VGA singkatan dari Video Graphics Accelerator, berfungsi untuk mengolah data graphis dan ditampilkan di layar monitor, VGA juga memiliki prosesor yang dinamakan GPU (Graphics Processing Unit) dan memiliki memori secara independen. Pengertian VGA  komputer bagian komputer berada di dalam CPU yang berperan penting untuk menampilkan output process ke monitor. Tanpa adanya VGA, layar komputer tidak akan menampilkan apapun, bahkan komputer tidak akan bisa hidup dikarenakan akan terus mengeluarkan peringatan bahwa ada perangkat yang hilang ditandai dengan bunyi beep pada BIOS.
VGA terdiri dari ada yang berupa slot tambahan yang disebut sebagai VGA card ataupun bawaan produsen motherboard atau disebut juga VGA on board. VGA Onboard tak perlu dibahas karena sudah menjadi satu dengan chipset southbridge atau chip sendiri namun menjadi satu dengan motherboard. Sedangkan VGA tambahan disebut VGA card krn perangkat keras ini memang berbentuk spt kartu yg ditancapkan pada motherboard melalui slot yang diperuntukkan khusus bagi VGA. Pada masa lalu, port ini ikut dalam port ekspansi PCI, kemudian ada port khusus AGP dan sekarang ini hampir semua VGA card menggunakan port PCIe atau PCI Express.
Dari waktu ke waktu, yang membedakan mereka adalah pada pin atau jumlah kakinya serta kecepatan transfer data. Jika pada awalnya VGA hanya dapat menampilkan hitam putih, maka saat ini VGA sudah dapat menampilkan High Definition Color, yaitu warna yang mendekati dengan aslinya. VGA card memiliki prosesor dan memori sendiri sehingga mengeluarkan panas sehingga memerlukan pendingin yang berupa sirip logam (heat sink) yang terkadang dapat dilengkapi kipas jika memang panas yang dihasilkan terlalu tinggi. Semua ini adalah hasil penilaian dan desain dari manufaktur yang bersangkutan. Tidak ada  VGA card yang bentuknya sama persis, kecuali memang seri dan produsennya sama.
Jika sudah punya VGA on board, kenapa orang mau menambah VGA card? Alasannya mungkin sebagai berikut:
  • VGA onboard tidak memiliki memori dan prosesor sendiri sehingga kinerjanya dapat membebani sumber daya prosesor dan memori utama. Namun beberapa vendor sudah mengeluarkan motherboard dengan VGA onboard dengan memori tersendiri, tentu saja harga motherboardnya menjadi lebih mahal.
  • Kesulitan dalam pemrosesan 3D karena umumnya VGA onboard susah memproses 3D dengan baik. Kalaupun bisa, hasilnya tidak cukup maksimal dan seringkali patah-patah.
Meskipun VGA onboard fungsinya sama, tak jarang orang menambahkan VGA card pada komputernya dengan alasan mengganti VGA onboard yang performanya payah, terutama berkaitan dengan masalah penampilan 3D. Sedangkan umumnya VGA onboard memiliki kapasitas yang terbatas berkaitan dengan prosesor dan memori yang ada padanya. Untuk itu VGA card tambahan bisa dipasang sehingga mendapatkan performa grafis yang lebih baik dari sebelumnya. Jika ada VGA Card yang dipasang, BIOS secara otomatis akan mengalihkan tugas mengolah output grafis dari VGA onboard ke VGA card yang dipasang, sehingga tidak perlu kebingungan harus mencolokkan kabel monitor ke port VGA yang mana. (iwan)

0 komentar:

Poskan Komentar